Viralitas dan Pergeseran Makna: Studi Filsafat Bahasa tentang Pengaruh Budaya Viral
Keywords:
viralitas, pergeseran makna, filsafat bahasa, kontruksi realitas, budaya digitalAbstract
Fenomena viralitas dalam era digital telah mengubah struktur makna dan cara masyarakat memahami realitas sosial. Artikel ini mengkaji bagaimana viralitas berperan sebagai agen utama pergeseran makna dan pembentuk realitas melalui perspektif filsafat bahasa dan filsafat sosial. Menggunakan metode library research, penelitian ini menelaah dinamika evolusi makna dalam budaya viral, mekanisme viralitas sebagai pembentuk wacana publik, serta implikasinya terhadap epistemologi, etika, dan tindakan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa viralitas mempercepat perubahan makna melalui perluasan, penyempitan, dekontekstualisasi, ironi, dan remiks tanda, sehingga makna menjadi entitas cair dan tidak stabil. Selain itu, viralitas menciptakan struktur realitas baru yang diperkuat oleh algoritma digital, sehingga kebenaran sering kali ditentukan oleh popularitas alih-alih validitas faktual. Dalam ranah etika dan tindakan sosial, bahasa viral meningkatkan dimensi performatif bahasa yang mampu memobilisasi tindakan kolektif, namun sekaligus memunculkan kerentanan terhadap manipulasi moral dan hiper-realitas. Artikel ini menegaskan bahwa analisis kritis terhadap hubungan antara bahasa, makna, dan viralitas sangat diperlukan untuk memahami tantangan epistemik dan etis di era digital.
